Senin, 10 Januari 2011

Keindahan Danau Sentani, Jayapura, Papua


Danau Sentani namanya sesuai dengan nama suku asli yang hidup mendiami, di pesisir, sekitar danau yaitu : Suku Sentani.
Danau Sentani Terletak di Wilayah Distrik Sentani dengan luas 9.360 ha dengan ketinggian 75 meter dpl. Memiliki Panorama Alam yang indah dan menarik, dengan perkampungan dan per...umahan penduduk yang khas asli terletak di pinggiran danau, maupun di pulau-pulau tengah danau yang pada umumnya berbentuk rumah panggung.

Masyarakat Suku Sentani hidup bergantung dari mata pencarian di danau, baik dari ikan air dll..

Namun oleh Perkembangan Kota, pertambahan penduduk, Danau Sentani mengalami pengaruh Negatif dimana air danau sentani pada beberapa daerah mengalami pencemaran yang sangat memprihatinkan, baik oleh limbah masyarakat, industri. yang lebih memprihatinkan danau sentani terindikasi tercemar mercuri akibat pendulangan liar, dan mengalami sendimentasi atau pendangkalan akibat sampah, penggalian hasil bumi gol.c yang terjadi di sekitar danau.

kalau kita tidak segera menetukan sikap terhadap dampak yang dialami oleh Danau Sentani suatu saat Danau Sentani akan mengalami kekeringan, dan tiada lagi.

Sebuah Tradisi Unik dari Papua



Dalam menyambut Hari Raya umat Christiani yaitu " Natal "
yang di Rayakan Rutin tiap Tanggal 25 Desember di tiap tahun
ada sebuah kebiasaan unik dari umat Christiani di papua dalam menyambut dan merayakannya, dimana ketika menjelang akan dirayakannya Natal, masyarakat akan menghiasi kota, rumah-rumah, sudut...-sudut kota dengan berbagai lampu, hiasan-hiasan unik, dan yang menjadi satu keunikannya yaitu tiap sudut kota akan tampak shelter/ Pondok Natal yang dihias demikian rupa,supaya menarik dan indah.......

Seperti tampak sebuah pondok natal di salah satu sudut kota, ini satu dari sekian banyak bentuk pondok yang ada di tiap sudut kota, kompleks perumahan

Memorial : Jayapura, Papua, 25 Desember 2010

Selasa, 21 Desember 2010

Kasih Seorang Ibu


" Seorang Ibu yang sedang menggendong anaknya dan membawa belanjaanya sambil mengantri taxi jurusan Koya di Terminal Pasar Youtefa "
Walaupun keadaan Pasar pada saat itu panas, pengap, hiruk pikuk, namun si anak tetap nyaman dalam pelukan Kasih Ibunya...semua itu karena Kasih Ibu yang dengan setia, sabar, menjaga anaknya.

Sama seperti...Ibu kita semua yang dengan Setia, Sabar, Kasih membesarkan kita semua, walaupun kita sebagai anaknya, kadang menyakiti hatinya, membuatnya menangis, bahkan jatuh sakit karena ulah kita anaknya, tapi Kasih Sayangnya untuk kita Anaknya tidak pernah Pudar, Tidak Pernah Hilang.

Makasi Untuk Ibu, Mama, Mami Atas Kasih dan Sayang yang tak pernah pudar
Selamat Hari Ibu, Desember 2010.

Selasa, 12 Oktober 2010

Yang Terlupakan.........!!!!!!!!!!


Foto Terakhir Tanggal 3 Oktober 2010
Lokasi/ Local Name : Kali Kemiri, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua

Lyric " Kali Kemiri " by : Black Brothers, era 80-90an
Hari minggu telah tiba
Betapa senangnya
Marilah tamasya ,gembira ria
Mari,mari, kita pergi ke Kali Kemiri
Betapa sejuknya air dan hawanya
Indah tempatnya jauh diatas sana, kali kemiri
Tersembunyi di balik pohon nan yang tinggi, kali kemiri
Sore hari kita kembali, bahagia di hati
Senangnya, bernyanyi riang di hati



Ini merupakan penggalan lyric dari sebuah lagu yang pernah terkenal dan dikenal, yang dinyanyikan oleh salah satu group band kebanggaan masyarakat Papua.
isi dari lyric ini sangat menggambarkan tentang suatu keindahan, kebahagiaan, dan kebanggaan atas Anugerah yang di berikan-NYA, yaitu Sungai/ Kali Kemiri yang selalu membawa kebahagiaan bagi semua orang. Sehingga untuk mengabadikan rasa syukur tersebut, Black brothers menyanyikannya dalam lagu ciptaan mereka. Mereka ingin menyampaikan kepada semua, bahwa kali kemiri begitu indah, kali kemiri sejuk, dan membawa kedamaian bagi mereka.

Namun waktu berlalu, berganti, lagu Black Brothers yang berjudul Kali Kemiri hanya sebuah kenangan indah dari sebuah Anugerah yang telah tiada...karena kita tidak menjaganya, karena kita tidak peduli.

Kelas Lingkungan, Sekolah Alam Hirosi Papua


Kelas Larva, Sekolah Alam Hirosi Papua.

Materi : Hasta Karya Mendaur Ulang Sampah Botol Bekas.
Instruktur : Fransisco Weriditi.

Tujuan : Mengajarkan bagaimana seorang Siswa Sekolah Alam Hirosi berinteraksi, menjadi Kreatif dan peka terhadap Lingkungan di sekitarnya.




Kelas Kepompong, Sekolah Alam Hirosi Papua

Materi : Belajar Pengetahuan Kompas Dasar
Instruktur : Alfa Tamaela.

Tujuan : Sebagai Kelas Lanjutan, dan sebagai seorang Pencinta Alam yang akan berinteraksi dengan hutan,dan Pelestarian Alam, siswa diajarkan untuk mengetahui pengetahuan dasar penggunaan Kompas. dan akan diperdalam pada kelas lanjutan tentang mahir menggunakan kompas.

Hari/ Tanggal : Minggu, 10 Oktober 2010
Tempat : Sekolah Alam Hirosi Papua, Kawasan Penyangga Selatan CA Cycloops, Kabupaten Jayapura, Papua.

Selasa, 05 Oktober 2010

Belajar di Alam, dari Alam dan Bersama Alam


Dalam Rangka Membina Generasi Muda khususnya Siswa belajar, Kelas Lingkungan, Sekolah Alam Hirosi Papua,dalam Partisipasi Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap Kepedulian Lingkungan, dan Konservasi Sumber Daya Alam, juga membentuk generasi muda yang mampu menjadi Motifator dalam Penegakan Supremasi Hukum Lingkungan Hidup dan Konservasi SDA.
Maka Siswa Belajar, Kelas Lingkungan, Sekolah Alam Hirosi Papua, melakukan Studi Lapangan/Pengamatan Lapangan di daerah Kawasan Penyangga Selatan Cagar Alam Cycloops, Kabupaten Jayapura. Pada Studi Lapangan ini, para Siswa Belajar di ajak untuk melihat secara langsung masalah-masalah Lingkungan di lapangan, khususnya Kawasan Penyangga selatan Cycloops.
Pada Studi Lapangan ini, Siswa terbagi atas 4 ( empat ) Kelompok belajar, dengan masing-masing tugas pengamatan, yaitu yang mengamati :
- Fenomena Alam.
- Insekta.
- Kerusakan Hutan.
- Mamalia, sebab akibat dari ulah manusia dll.

Studi Lapangan ini diikuti oleh sekitar 50an Peserta yang terdiri dari :
- Siswa belajar, Kelas Lingkungan, Sekolah Alam Hirosi Papua.
- Siswa Bina Cinta Alam, CPA Hirosi Cab.SMA YPPK Teruna Bakti Waena, Kota Jayapura.

Pendamping :
- Pengurus Pusat CPA Hirosi Papua.
- Pengurus Daerah CPA Hirosi Kabupaten Jayapura.
- Pengurus daerah CPA Hirosi Kota Jayapura.
- Instruktur dan Senior Sekolah Alam Hirosi Papua

Daerah Pengamatan :
- Start : Sekolah Alam Hirosi Papua - Kampung Kemiri, Kel.Hinekombe - Kawasan Penyangga Selatan Cagar Alam Peg.Cycloops, Kabupaten Jayapura.

Hari/ Tanggal : Minggu, 3 Oktober 2010
Jam : 7.00 pagi wip.
Kegiatan : Ibadah Renungan Minggu Pagi, Pembagian kelompok, Pembagian Marikulasi Pengamatan, pengamatan Lapangan.

Hasil Pengamatan akan di bahas dalam Kelas Lingkungan Sekolah Alam hirosi dan Kelas Bina Cinta Alam CPA Hirosi Cab.SMA YPPK Teruna Bakti Waena, kota Jayapura.

Sabtu, 02 Oktober 2010


‎" Better City, Better Life " Kota yang lebih baik, Kehidupan yang Lebih Baik " Tema Hari Habitat Dunia, Senin 4 Oktober 2010.

Hari Habitat Dunia dirayakan setiap tahun pada hari Senin Minggu pertama bulan Oktober untuk merefleksikan keadaan pemukiman manusia dan hak rakyat untuk tempat tinggal yang memadai. Hal ini juga bertujuan untuk mengingatkan masyarakat bahwa mereka bertanggung jawab atas kehidupan generasi berikutnya di masa depan.

Hari Habitat Dunia dirayakan di banyak negara di dunia, termasuk di tempat-tempat seperti Angola, Cina, India, Meksiko, Polandia, Uganda dan Amerika Serikat. Dan di seluruh dunia diselenggarakan untuk melihat masalah urbanisasi yang cepat dan dampaknya terhadap lingkungan dan kemiskinan manusia.